
Mobil Hiace untuk travel semakin sering terlihat di berbagai destinasi wisata di Indonesia. Tapi, pertanyaannya: apakah mobil ini benar-benar cocok untuk kebutuhan perjalanan pariwisata? Atau hanya jadi alternatif saat pilihan kendaraan lain penuh? Kalau kamu sedang mempertimbangkan kendaraan yang tepat untuk mobilitas rombongan, terutama di sektor pariwisata, artikel ini bakal jadi bahan pertimbangan yang insightful dan jujur.
Di awal, penting untuk memahami kenapa banyak pelaku travel dan biro wisata menjatuhkan pilihan ke mobil Hiace. Mobil Hiace dikenal sebagai kendaraan minibus dengan kapasitas besar (hingga 15 penumpang) dan desain kabin yang luas. Kombinasi ini menjadikannya andalan untuk perjalanan kelompok, baik jarak dekat maupun jauh.
Salah satu keunggulan paling menonjol dari mobil Hiace untuk travel dan wisata adalah kenyamanannya. Suspensi empuk, kursi berjejer rapi dengan ruang kaki lega, serta kabin tinggi membuat penumpang tidak merasa sumpek selama perjalanan.
Dibandingkan dengan kendaraan sejenis seperti Elf, Hiace punya desain interior yang lebih modern dan ergonomis. Bahkan pada tipe Hiace Premio, kamu akan menemukan nuansa kabin premium dengan kursi recline dan sistem pendingin yang merata.
Bukan cuma soal kenyamanan, mobil Hiace juga unggul dalam efisiensi bahan bakar. Mesin diesel 2.8L milik Hiace termasuk hemat BBM untuk ukuran mobil besar, apalagi jika dipakai dalam perjalanan luar kota yang jaraknya panjang.
Dari sisi keamanan, Hiace keluaran terbaru sudah dilengkapi fitur seperti ABS, Vehicle Stability Control, dan Dual SRS Airbag. Ini penting banget mengingat kendaraan travel sering melaju di berbagai kondisi jalan, termasuk tanjakan dan turunan ekstrim di daerah wisata.
Meski cocok digunakan untuk pariwisata, bukan berarti Hiace tanpa kekurangan. Salah satu tantangan adalah ukuran bodinya yang cukup besar. Ini membuatnya kurang lincah jika harus masuk ke gang sempit atau lokasi wisata dengan akses terbatas.
Selain itu, sebagai kendaraan komersial, desain luar Hiace mungkin terasa kurang “berkarakter” untuk wisata mewah atau eksklusif. Kalau target kamu adalah wisatawan premium yang ingin tampilan lebih stylish, jenis MPV atau luxury van bisa jadi alternatif lebih menarik.
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut ini tabel perbandingan Hiace dengan dua kendaraan travel lainnya: Isuzu Elf dan Toyota Alphard.
| Fitur | Toyota Hiace | Isuzu Elf | Toyota Alphard |
|---|---|---|---|
| Kapasitas Penumpang | 12–15 orang | 15–20 orang | 5–7 orang |
| Kenyamanan Kabin | ★★★★☆ | ★★★☆☆ | ★★★★★ |
| Bahan Bakar | Diesel | Diesel | Bensin |
| Fitur Keamanan | ABS, VSC, Airbag | Minim fitur modern | Lengkap |
| Harga Sewa Harian | Mulai Rp 1,3 juta | Mulai Rp 1,2 juta | Mulai Rp 2,5 juta |
| Irit BBM | ★★★★☆ | ★★★☆☆ | ★★★☆☆ |
Disclaimer: Tabel di atas merupakan perbandingan umum dari berbagai penyedia layanan. Harga dan fitur bisa berbeda tergantung lokasi dan tahun produksi kendaraan. (sumber)
Jawabannya: tergantung.
Kalau kamu menyasar wisata keluarga besar, komunitas, atau rombongan study tour, maka mobil Hiace sangat ideal untuk travel jenis ini. Tapi kalau kamu ingin menampilkan kesan elegan, personal, atau romantis (misalnya untuk wisata honeymoon atau tamu VIP), Hiace mungkin kurang menggambarkan citra tersebut.
Namun untuk skala operasional, efisiensi, dan daya tampung besar — sulit menyaingi peran Hiace di dunia pariwisata.

Mobil Hiace untuk travel bisa dibilang sebagai solusi ideal untuk kebutuhan pariwisata yang melibatkan banyak orang. Desainnya luas, hemat bahan bakar, nyaman, dan cocok untuk perjalanan jauh. Tapi, jika kamu masih ragu ingin memilih kendaraan travel seperti apa, kamu bisa mencoba keduanya baik Hiace maupun MPV lainnya melalui layanan sewa mobil harian, bulanan, atau tahunan. Dengan begitu, kamu bisa merasakan langsung plus-minusnya sebelum berkomitmen membeli.
Saat ini belum ada komentar