SERES E1 vs Wuling Aira EV menjadi perbandingan menarik buat kamu yang sedang mencari mobil listrik dengan budget di bawah Rp200 juta. Keduanya sama-sama menawarkan konsep city car listrik berukuran compact, kapasitas empat penumpang, dan biaya pembelian yang semakin mendekati mobil konvensional.
Namun, selisih harga keduanya justru memunculkan pertanyaan menarik.
Wuling Aira ev dibanderol mulai Rp155 juta, sedangkan SERES E1 mulai Rp189 juta untuk harga OTR Jakarta. Bahkan, Wuling Aira ev Long Range yang menawarkan klaim jarak tempuh hingga 301 km masih dibanderol Rp175 juta.
Lantas, dengan budget Rp100 jutaan, mana yang sebenarnya lebih worth it untuk dibeli?
SERES E1 vs Wuling Aira EV: Cek Perbandingannya
Sebelum membahas lebih jauh, berikut gambaran singkat kedua mobil listrik ini.
Perbandingan
SERES E1 B-Type
Wuling Aira ev Standard Range
Wuling Aira ev Long Range
Harga OTR Jakarta*
Rp189 juta
Rp155 juta
Rp175 juta
Kapasitas
4 penumpang
4 penumpang
4 penumpang
Baterai
13,8 kWh LFP
–
25,1 kWh LFP
Jarak tempuh
180 km
hingga 205 km CLTC
hingga 301 km CLTC
Tenaga motor
25 kW
–
30 kW
Torsi
100 Nm
–
85 Nm
Penggerak
–
RWD
RWD
DC Fast Charging
Tidak tercantum
–
30–80% ±35 menit
Panjang
3.030 mm
3.268 mm
3.268 mm
Wheelbase
1.960 mm
2.190 mm
2.190 mm
*Harga OTR Jakarta yang tercantum di situs resmi masing-masing produsen saat artikel dibuat. Harga dapat berubah tergantung wilayah dan program penjualan.
Catatan: spesifikasi Standard Range dan Long Range Aira ev tidak selalu identik. Karena itu, perbandingan berikut akan menyebut variannya jika spesifikasi hanya berlaku pada tipe tertentu.
1. Harga: Wuling Aira EV Lebih Murah
Kalau pertimbangan pertama adalah harga, Wuling Aira ev langsung unggul cukup jauh.
Wuling menawarkan dua pilihan:
Aira ev Standard Range — Rp155 juta Aira ev Long Range — Rp175 juta
Sementara SERES menawarkan:
SERES E1 B-Type — Rp189 juta SERES E1 L-Type — Rp219 juta
Artinya, Aira ev Standard Range lebih murah sekitar Rp34 juta dibandingkan SERES E1 B-Type.
Yang lebih menarik justru varian Long Range. Dengan harga Rp175 juta, Aira ev Long Range masih Rp14 juta lebih murah dibandingkan SERES E1 B-Type.
Untuk calon pembeli dengan batas budget di bawah Rp200 juta, perbedaan ini cukup besar karena sisa anggaran bisa dialokasikan untuk kebutuhan kepemilikan lainnya.
2. Jarak Tempuh: Aira EV Long Range Unggul Jauh
Ini bagian yang menurut gue bakal menjadi pertimbangan terbesar sebelum membeli EV murah.
SERES E1 B-Type dibekali baterai LFP 13,8 kWh dengan klaim jarak tempuh 180 km. Sementara E1 L-Type menggunakan baterai 16,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 220 km.
Wuling Aira ev Standard Range menawarkan klaim hingga 205 km, sedangkan Long Range mencapai 301 km berdasarkan CLTC. Varian Long Range menggunakan baterai LFP berkapasitas 25,1 kWh.
Kalau kebutuhan utamanya hanya perjalanan rumah–kantor dan aktivitas dalam kota, angka 180–205 km sebenarnya sudah cukup menarik.
Tetapi untuk pengguna yang sesekali melakukan perjalanan lebih jauh, 301 km memberikan ruang yang jauh lebih besar sebelum perlu mengisi ulang baterai.
Perlu diingat, angka tersebut merupakan klaim berdasarkan metode pengujian. Jarak tempuh aktual bisa berbeda tergantung kecepatan, penggunaan AC, kondisi jalan, muatan, gaya berkendara, cuaca, dan kondisi baterai.
3. Charging: Ini Perbedaan yang Cukup Penting
Jangan hanya melihat seberapa jauh mobil bisa berjalan. Cara mengisi baterainya juga penting.
SERES E1 menggunakan AC Type 2. Berdasarkan spesifikasi resmi, B-Type membutuhkan sekitar 3,5 jam dari 10–90% menggunakan daya 3,3 kW, sedangkan L-Type sekitar 4 jam.
Pada Wuling Aira ev Long Range, tersedia kemampuan DC charging dengan waktu pengisian 30–80% sekitar 35 menit. Pengisian AC dari 20–100% tercantum sekitar 7,2 jam.
Ini membuat fast charging menjadi pertimbangan besar jika mobil tidak hanya digunakan untuk perjalanan pendek dalam kota.
Misalnya ketika melakukan perjalanan luar kota, kemampuan mengisi sebagian baterai dalam puluhan menit akan lebih praktis dibanding harus mengandalkan pengisian AC selama beberapa jam.
4. Ukuran Mobil: Sama-Sama Compact, tetapi Aira Lebih Besar
Kedua mobil memang dirancang sebagai city EV, tetapi dimensinya berbeda.
SERES E1 memiliki dimensi:
Panjang: 3.030 mm Lebar: 1.495 mm Tinggi: 1.640 mm Wheelbase: 1.960 mm
Sedangkan Wuling Aira ev:
Panjang: 3.268 mm Lebar: 1.550 mm Tinggi: 1.575 mm Wheelbase: 2.190 mm.
5. Fitur Keselamatan: Jangan Cuma Lihat Harga
Mobil listrik murah bukan berarti fitur keselamatan boleh diabaikan.
SERES E1 sudah menawarkan ABS + EBD, ISOFIX, TPMS, rear parking camera, dan Hill Hold Control. Pada L-Type terdapat tambahan Electronic Stability Control (ESC) dan Traction Control System (TCS).
Sementara Aira ev Long Range mencantumkan Dual SRS Airbag, ABS + EBD, ESC, Hill Hold Control, ISOFIX, TPMS, rear parking camera, Electronic Parking Brake, dan Auto Hold. Wuling juga menyebut struktur bodinya menggunakan 60% high-strength steel.
Ini bagian yang penting diperhatikan calon pembeli: bandingkan varian dengan varian, bukan hanya nama modelnya.
Harga termurah memang menarik, tetapi cek kembali fitur apa saja yang didapat pada tipe tersebut.
6. Untuk Mobil Harian, Mana yang Lebih Menarik?
Kalau kebutuhan utama hanya:
rumah → kantor → belanja → antar anak → aktivitas dalam kota → kembali ke rumah,
keduanya sudah masuk kategori yang menarik.
SERES E1 punya keunggulan dari dimensinya yang sangat compact. Mobil kecil lebih mudah bermanuver dan tidak terlalu merepotkan ketika menghadapi ruang parkir terbatas.
Namun Aira ev menawarkan kombinasi yang sulit diabaikan: harga masuk lebih rendah, dimensi sedikit lebih besar, dan pilihan range yang lebih panjang.
Respons pasar terhadap Aira ev juga cukup besar. Wuling mencatat lebih dari 3.500 pemesanan dalam dua minggu setelah peluncuran nasional, setelah mobil ini resmi diperkenalkan pada akhir Juli 2026.
7. Kalau Sesekali Dipakai Perjalanan Jauh?
Nah, di sini perbedaannya mulai terasa.
Untuk perjalanan jauh, jangan hanya menghitung:
“Jarak tujuan 150 km, range mobil 180 km, berarti aman.”
Perlu ada margin untuk kondisi lalu lintas, penggunaan AC, mencari lokasi charging, perubahan rute, hingga perjalanan setelah tiba di kota tujuan.
Karena itu, klaim range 301 km pada Aira ev Long Range ditambah kemampuan DC charging membuatnya secara spesifikasi lebih fleksibel untuk kebutuhan perjalanan yang lebih jauh dibandingkan city EV yang hanya mengandalkan range sekitar 180–220 km.
Namun keduanya pada dasarnya tetap merupakan mobil listrik compact yang kuat orientasinya pada mobilitas perkotaan. Wuling sendiri memperkenalkan Aira ev sebagai electric city car untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Jadi kalau perjalanan luar kota akan dilakukan secara rutin, jangan hanya mempertimbangkan harga mobil. Perhatikan juga range aktual, lokasi charging sepanjang rute, waktu pengisian, kapasitas penumpang, dan barang bawaan.
Jadi, SERES E1 atau Wuling Aira EV yang Lebih Worth It?
Setelah melihat perbandingan SERES E1 vs Wuling Aira EV, pilihan terbaik sebenarnya kembali pada kebutuhan masing-masing pengguna.
Keduanya sama-sama menawarkan mobil listrik compact untuk penggunaan sehari-hari, tetapi memiliki keunggulan yang berbeda dari sisi harga, dimensi, jarak tempuh, hingga fleksibilitas pengisian daya.
Kalau masih bingung menentukan pilihan, berikut ringkasannya.
Kebutuhan
Pilihan
Harga paling terjangkau
Wuling Aira EV
Jarak tempuh lebih jauh
Wuling Aira EV Long Range
Dimensi paling compact
SERES E1
Mobilitas perkotaan
Keduanya cocok
Fleksibilitas charging
Wuling Aira EV Long Range
Perjalanan lebih jauh
Wuling Aira EV Long Range
Pilih SERES E1 Jika…
SERES E1 bisa dipertimbangkan jika kamu mencari mobil listrik dengan dimensi yang sangat compact untuk menunjang aktivitas sehari-hari di perkotaan.
Ukuran bodinya yang kecil menjadi salah satu daya tarik untuk menghadapi jalan padat, area parkir terbatas, hingga perjalanan pendek seperti dari rumah ke kantor atau pusat perbelanjaan.
SERES E1 juga tersedia dalam beberapa pilihan tipe sehingga calon pembeli tetap bisa menyesuaikan kebutuhan dan budget.
Pilih Wuling Aira EV Jika…
Wuling Aira EV lebih menarik jika kamu mempertimbangkan harga, jarak tempuh, dan fleksibilitas penggunaan secara bersamaan.
Terutama pada Aira EV Long Range, klaim jarak tempuh hingga 301 km dan dukungan DC fast charging memberikan fleksibilitas lebih besar jika mobil sesekali ingin digunakan untuk perjalanan yang lebih jauh.
Dengan harga yang masih berada di kelas Rp100 jutaan, varian ini menjadi salah satu bagian paling menarik dalam perbandingan SERES E1 vs Wuling Aira EV.
Masih Ragu Pakai Mobil Listrik? Coba Rasakan Dulu
Harent menyediakan Wuling Air EV Long Range yang dapat digunakan dengan layanan driver untuk kebutuhan perjalanan harian. Jadi kamu bisa merasakan pengalaman bepergian menggunakan mobil listrik tanpa harus langsung memilikinya.
Dengan semakin banyaknya pilihan di bawah Rp200 juta, mobil listrik kini semakin mudah dijangkau dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Namun, harga murah bukan satu-satunya faktor yang perlu dipertimbangkan. Jarak tempuh, akses charging, kebutuhan perjalanan, kapasitas kabin, fitur keselamatan, hingga layanan purnajual tetap perlu diperhatikan sebelum membeli.
Dalam perbandingan kali ini, Wuling Aira EV menawarkan value yang sangat kompetitif, terutama melalui varian Long Range. Sementara SERES E1 tetap memiliki daya tarik bagi pengguna yang menginginkan kendaraan listrik berukuran sangat compact untuk mobilitas perkotaan.
Jadi daripada sekadar mencari mobil listrik termurah, pilihlah EV yang paling sesuai dengan pola perjalanan dan kebutuhan penggunaan sehari-hari.
FAQ SERES E1 vs Wuling Aira EV
1. Berapa harga SERES E1 dan Wuling Aira EV?
SERES E1 B-Type berada di kisaran Rp189 juta, sedangkan Wuling Aira EV ditawarkan mulai sekitar Rp155 juta untuk Standard Range dan Rp175 juta untuk Long Range berdasarkan harga OTR Jakarta yang digunakan dalam perbandingan artikel ini.
2. SERES E1 vs Wuling Aira EV, mana yang lebih murah?
Jika melihat harga awal, Wuling Aira EV lebih murah. Varian Standard Range memiliki harga yang lebih rendah dibandingkan SERES E1 B-Type.
Menariknya, Wuling Aira EV Long Range juga masih berada di kelas Rp100 jutaan. Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak hanya membandingkan harga termurah, tetapi juga melihat jarak tempuh, fitur, dan kebutuhan penggunaan sehari-hari.
3. Mana yang memiliki jarak tempuh lebih jauh?
Untuk varian yang dibahas dalam artikel ini, Wuling Aira EV Long Range unggul dalam klaim jarak tempuh, yakni hingga 301 km berdasarkan CLTC.
SERES E1 B-Type memiliki klaim jarak tempuh hingga 180 km, sedangkan E1 L-Type hingga 220 km.
Namun, jarak tempuh aktual mobil listrik dapat berbeda karena dipengaruhi penggunaan AC, kecepatan, kondisi jalan, jumlah penumpang, muatan, gaya berkendara, dan faktor lainnya.
4. Apakah SERES E1 dan Wuling Aira EV cocok untuk perjalanan jauh?
Keduanya pada dasarnya lebih cocok untuk mobilitas perkotaan. Namun, untuk penggunaan yang sesekali membutuhkan perjalanan lebih jauh, kapasitas baterai, jarak tempuh, dan fasilitas charging perlu menjadi pertimbangan utama.
Dalam perbandingan SERES E1 vs Wuling Aira EV, Aira EV Long Range menawarkan fleksibilitas lebih tinggi di atas kertas berkat klaim jarak tempuh yang lebih panjang dan dukungan DC fast charging.
Tetap periksa ketersediaan tempat pengisian daya di sepanjang rute sebelum melakukan perjalanan jauh menggunakan mobil listrik.
5. Apakah sebaiknya mencoba mobil listrik sebelum membeli?
Boleh menjadi salah satu pertimbangan. Pengalaman langsung dapat membantu mengetahui apakah karakter mobil listrik sesuai dengan kebutuhan sehari-hari, terutama dari sisi kenyamanan, ruang kabin, respons kendaraan, dan kebiasaan charging.
Harent memiliki Wuling Air EV Long Range yang dapat disewa dengan driver. Perlu diingat, Wuling Air EV tersebut berbeda dengan Wuling Aira EV yang dibandingkan dengan SERES E1 dalam artikel ini.
dalam artikel ini.
Kesimpulan: Mana yang Lebih Worth It?
Kalau melihat SERES E1 vs Wuling Aira EV berdasarkan harga, jarak tempuh, dan fleksibilitas penggunaan, Wuling Aira EV menawarkan value yang sangat kompetitif, khususnya pada varian Long Range.
SERES E1 tetap menarik untuk pengguna yang mengutamakan kendaraan listrik berukuran sangat compact untuk aktivitas perkotaan.
Namun, jangan menentukan pilihan hanya berdasarkan harga.
Pertimbangkan jarak perjalanan harian, akses charging, kapasitas kabin, fitur keselamatan, layanan purnajual, hingga kebutuhan perjalanan beberapa tahun ke depan sebelum memutuskan membeli mobil listrik.
Kalau masih belum yakin apakah EV cocok untuk aktivitas sehari-hari, mencoba pengalaman menggunakan mobil listrik terlebih dahulu juga bisa membantu memberikan gambaran sebelum mengambil keputusan pembelian.
Perjalanan menuju atau dari bandara seringkali menjadi bagian yang paling melelahkan dari sebuah agenda liburan maupun dinas. Menyeret banyak koper kargo yang berat, membawa anak kecil, hingga harus mengantre taksi di tengah hiruk-pikuk kedatangan bandara sangat membutuhkan mobil antar jemput bandara untuk menghindari stres memuncak. Untuk menghindari kerepotan tersebut, menyewa mobil antar jemput bandara yang sudah dipesan […]
Bekasi, 28 April 2026 — Senin malam yang harusnya biasa berubah menjadi malam penuh duka bagi keluarga para penumpang kereta api di Bekasi. Kecelakaan hebat melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. Suara benturan yang memekakkan telinga, gerbong yang […]
Saat ini belum ada komentar