
Kuliner dan oleh-oleh Bandung selalu punya daya tarik tersendiri saat liburan ke Kota Kembang. Bukan cuma makanan khas yang sudah terkenal sejak lama, sekarang semakin banyak tempat kuliner viral dan pilihan oleh-oleh kekinian yang bikin itinerary Bandung makin panjang.
Lewat Harent Explore, kali ini kita merangkum 7 tempat yang menarik untuk masuk daftar kunjungan. Mulai dari kuliner yang sedang ramai dibicarakan, makanan Sunda, sampai roti legendaris dan dessert kekinian untuk dibawa pulang.
Bandung punya banyak pilihan kuliner yang terus berkembang. Ada tempat yang ramai karena viral di media sosial, ada yang menawarkan suasana unik, dan ada pula kuliner yang membuat orang rela datang karena penasaran dengan menu andalannya.
Tiga tempat berikut bisa jadi pilihan kalau ingin memulai perjalanan kuliner di Bandung.



Kalau sering melihat rekomendasi kuliner Bandung di media sosial, nama BMB Canteen mungkin sudah tidak asing lagi.
Tempat ini menarik perhatian karena menawarkan berbagai menu bergaya modern dengan penyajian yang menggugah selera. Salah satu daya tariknya adalah pilihan olahan daging yang membuat BMB Canteen ramai dibicarakan dan dikunjungi pencinta kuliner.

Setelah kuliner modern, saatnya mencoba suasana yang berbeda.
RM Abah Harja cocok buat yang ingin menikmati makanan Sunda sekaligus mencari suasana makan yang lebih dekat dengan alam. Konsep tempatnya menjadi salah satu daya tarik karena pengalaman yang ditawarkan tidak hanya berhenti pada makanan.
Pilihan menu khas Sunda seperti nasi, ayam, ikan, sambal, dan berbagai lauk pendamping membuat tempat ini cocok dikunjungi bersama keluarga atau rombongan.
Karena konsepnya cukup berbeda dibanding restoran yang berada di tengah kota, RM Abah Harja juga bisa dijadikan bagian dari itinerary wisata, bukan sekadar tempat berhenti untuk makan.



Kalau ingin mencoba kuliner dengan suasana yang lebih santai, Toko Bubur DPR bisa masuk daftar berikutnya.
Bubur memang mudah ditemukan di banyak kota, tetapi tempat makan yang viral biasanya punya karakter tersendiri yang membuat orang penasaran untuk datang. Toko Bubur DPR menjadi salah satu nama yang belakangan banyak muncul dalam pembicaraan kuliner Bandung.
Tempat ini cocok dimasukkan ke agenda sarapan atau makan sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya.
Kalau datang bersama beberapa orang, mencoba menu atau topping yang berbeda juga bisa jadi cara untuk mencicipi lebih banyak pilihan tanpa harus memesan semuanya sendiri.
Setelah puas menjelajahi tempat makan, perjalanan belum lengkap tanpa membawa buah tangan.
Menariknya, pilihan kuliner dan oleh-oleh Bandung sekarang bukan cuma makanan khas yang sudah dikenal sejak dulu. Banyak produk baru bermunculan dengan konsep yang lebih modern dan cocok dijadikan buah tangan.
Kalau bingung mau membawa apa, empat tempat berikut bisa masuk daftar.



Buat pencinta roti dan makanan manis, Rochi menjadi salah satu pilihan oleh-oleh kekinian yang menarik untuk dicoba.
Daya tariknya ada pada kombinasi roti dengan tekstur lembut dan isian yang membuatnya berbeda dari roti biasa. Pilihan rasanya juga membuat produk ini cocok dibawa pulang untuk keluarga, teman, atau bahkan dinikmati sendiri selama perjalanan.
Packaging yang praktis juga membuat Rochi lebih mudah dijadikan buah tangan setelah liburan dari Bandung.



Kalau sebelumnya ada oleh-oleh kekinian, sekarang kita beralih ke salah satu nama yang sudah lama melekat dengan Bandung.
Roti Sidodadi dikenal sebagai salah satu toko roti legendaris di Kota Bandung. Justru kesan klasik inilah yang membuatnya menarik di tengah banyaknya bakery modern yang bermunculan.
Pilihan rotinya beragam, mulai dari roti dengan isian manis hingga gurih. Cocok untuk yang mencari oleh-oleh sederhana, mudah dibawa, dan bisa dinikmati berbagai usia.
Buat pencinta wisata kuliner, mampir ke tempat seperti Roti Sidodadi juga memberikan pengalaman berbeda karena kita bisa melihat sisi kuliner Bandung yang bertahan lintas generasi.



Pilihan berikutnya adalah Bolu Bakar Tunggal, cocok buat yang ingin membawa oleh-oleh tetapi mulai bosan dengan pilihan roti atau bolu yang itu-itu saja.
Sesuai namanya, salah satu daya tarik utamanya terletak pada bolu yang dipanggang sehingga menghasilkan karakter tekstur dan aroma yang berbeda.
Pilihan rasanya juga beragam, sehingga bisa disesuaikan dengan selera orang yang akan menerima oleh-oleh.
Bolu Bakar Tunggal bisa menjadi alternatif kalau ingin membawa sesuatu yang tetap familiar tetapi memiliki ciri khas tersendiri.



Terakhir ada Tiramisusu, pilihan yang cocok untuk pencinta dessert dan oleh-oleh dengan konsep lebih modern.
Perpaduan rasa tiramisu dan tekstur creamy membuat dessert seperti ini berbeda dari oleh-oleh Bandung klasik yang biasanya didominasi roti, bolu, atau makanan kering.
Tiramisusu juga menarik secara visual sehingga cocok buat yang mencari oleh-oleh kekinian untuk dibawa pulang setelah jalan-jalan di Bandung.
Namun karena karakter produknya berbeda dengan makanan kering, penyimpanannya perlu lebih diperhatikan selama perjalanan.
Punya banyak daftar kuliner dan oleh-oleh Bandung yang ingin dikunjungi memang menyenangkan. Masalahnya, lokasi setiap tempat bisa tersebar di beberapa area yang berbeda.
Belum lagi kalau itinerary juga diisi dengan wisata alam, tempat viral, atau destinasi keluarga. Tanpa perencanaan rute yang tepat, waktu liburan justru bisa lebih banyak habis di perjalanan.
Supaya lebih efisien, coba kelompokkan destinasi berdasarkan lokasi dan waktu kunjungannya. Tempat makan yang cocok untuk sarapan bisa dikunjungi lebih dulu, kemudian lanjut ke tempat wisata sebelum mampir ke kuliner berikutnya.
Menjelang perjalanan selesai, baru sisihkan waktu untuk berburu oleh-oleh.
Biar lebih gampang dibayangkan, susunannya bisa seperti berikut:
| Waktu | Agenda |
|---|---|
| Pagi | Tiba di Bandung → sarapan/kuliner pertama |
| Menjelang siang | Explore destinasi wisata |
| Siang | Makan siang |
| Sore | Wisata / kuliner viral |
| Menjelang malam | Berburu oleh-oleh Bandung |
| Selesai | Kembali ke hotel atau stasiun |
Itinerary tersebut hanya contoh. Lokasi, kondisi lalu lintas, jam operasional tempat makan, dan waktu keberangkatan kembali tetap perlu diperhitungkan.
Whoosh bisa menjadi pilihan transportasi dari Jakarta menuju Bandung. Namun setelah tiba di stasiun, perjalanan tentunya belum selesai kalau masih ada beberapa tempat yang ingin dikunjungi.
Apalagi jika dalam satu hari ingin menggabungkan wisata dengan kuliner dan oleh-oleh Bandung.
Berpindah dari satu tempat ke tempat lain menggunakan transportasi yang berbeda-beda bisa membuat itinerary lebih sulit diprediksi, terutama ketika bepergian bersama keluarga atau rombongan.
Salah satu alternatifnya adalah menyiapkan kendaraan dengan driver untuk digunakan selama berada di Bandung.
Dengan satu kendaraan, perjalanan bisa disusun mulai dari penjemputan di stasiun, menuju tempat wisata, makan siang, berburu kuliner, membeli oleh-oleh, hingga kembali ke hotel atau stasiun.
Buat kamu yang datang dari Jakarta menggunakan Whoosh, Harent menyediakan pilihan kendaraan dengan driver untuk melanjutkan perjalanan selama berada di Bandung.
Kendaraan bisa disesuaikan dengan jumlah penumpang dan kebutuhan perjalanan. Untuk perjalanan bersama keluarga atau teman, misalnya, kamu bisa mempertimbangkan kendaraan seperti Mitsubishi Xpander atau Toyota Innova Zenix.
Dengan driver, kamu juga tidak perlu bergantian menyetir atau terlalu memikirkan rute ketika ingin berpindah ke beberapa destinasi.
Jadi setelah turun dari Whoosh, perjalanan bisa langsung dilanjutkan untuk explore Bandung, wisata, kulineran, sampai berburu oleh-oleh dalam satu itinerary.
👉 Lihat pilihan kendaraan dan layanan rental Harent untuk perjalanan Jakarta–Bandung.
Beberapa tempat yang bisa masuk itinerary antara lain BMB Canteen, RM Abah Harja, dan Toko Bubur DPR. Ketiganya menawarkan konsep yang berbeda, sehingga bisa disesuaikan dengan jenis kuliner yang ingin dicoba selama berada di Bandung.
Karena tempat viral cenderung lebih ramai, sebaiknya cek jam operasional dan kondisi tempat sebelum berangkat, terutama saat akhir pekan atau musim liburan.
Pilihan kuliner dan oleh-oleh Bandung cukup beragam. Untuk buah tangan, kamu bisa mempertimbangkan Rochi, Roti Sidodadi, Bolu Bakar Tunggal, hingga Tiramisusu.
Sesuaikan pilihan dengan durasi perjalanan pulang. Untuk produk yang membutuhkan penyimpanan khusus, tanyakan kepada penjual mengenai cara penyimpanan agar kualitasnya tetap terjaga.
Untuk kuliner yang sedang viral, datang lebih awal bisa membantu menghindari antrean panjang. Sementara berburu oleh-oleh sebaiknya dilakukan menjelang akhir perjalanan agar tidak perlu membawa banyak barang ketika masih mengunjungi destinasi lain.
Namun, jangan menjadwalkannya terlalu dekat dengan waktu keberangkatan pulang.
Bisa. Jika berangkat dari Jakarta menggunakan Whoosh, waktu di Bandung dapat dimanfaatkan untuk mengunjungi beberapa destinasi dalam sehari.
Kuncinya adalah membuat itinerary berdasarkan lokasi. Setelah tiba di Bandung, perjalanan bisa dilanjutkan menggunakan kendaraan untuk mengunjungi tempat wisata, kuliner, hingga pusat oleh-oleh sebelum kembali ke stasiun.
Tentukan terlebih dahulu tempat yang paling ingin dikunjungi, kemudian kelompokkan berdasarkan area. Hindari membuat rute yang bolak-balik karena dapat membuat banyak waktu habis di perjalanan.
Kuncinya adalah membuat itinerary berdasarkan lokasi. Setelah tiba di Bandung, perjalanan bisa dilanjutkan menggunakan kendaraan untuk mengunjungi tempat wisata, kuliner, hingga pusat oleh-oleh sebelum kembali ke stasiun.
Bandung memang selalu punya alasan untuk dikunjungi lagi. Tempat yang sedang viral terus bermunculan, sementara kuliner dan toko legendaris tetap punya daya tariknya sendiri.
Dari BMB Canteen, RM Abah Harja, dan Toko Bubur DPR untuk mengisi agenda kuliner, sampai Rochi, Roti Sidodadi, Bolu Bakar Tunggal, dan Tiramisusu untuk berburu buah tangan, semuanya bisa menjadi bagian dari itinerary berikutnya.
Yang terpenting saat mengeksplor kuliner dan oleh-oleh Bandung adalah mengatur rute dengan baik. Pilih destinasi berdasarkan lokasi, perhatikan jam operasional, dan sisakan waktu yang cukup agar perjalanan tidak terasa terburu-buru.
Kalau berangkat dari Jakarta menggunakan Whoosh, perjalanan juga tidak harus berhenti setelah tiba di Bandung. Dengan kendaraan dan driver dari Harent, itinerary bisa dilanjutkan dari penjemputan, wisata, kulineran, berburu oleh-oleh, hingga kembali ke hotel atau stasiun.
Sudah punya daftar tempat yang ingin dikunjungi? Susun itinerary Bandung kamu dan konsultasikan kebutuhan kendaraan bersama Harent.
👉 Lihat pilihan kendaraan Harent untuk perjalanan di Bandung.
Saat ini belum ada komentar