menu expand_more
search
close

Hotline
Bebas Pulsa

Whatsapp
081119027888

Kantor Pusat
Jl. Raya Daan Mogo..

Beranda » Kendaraan » Merawat Mobil » Waspada! Charger KW Bikin Mobil Terbakar, Masih Berani Pakai?

Waspada! Charger KW Bikin Mobil Terbakar, Masih Berani Pakai?

  • account_circle
  • calendar_month 6 Februari 2026
  • visibility 9
  • comment 0 komentar

Pernah dengar berita mobil terbakar gara-gara charger HP? Atau mungkin kamu sendiri pernah ngerasain charger mobil atau lighter socket yang panasnya nggak wajar sampai bikin khawatir? Nah, masalah charger tidak original atau charger KW ini bukan cuma soal pengisian baterai yang lambat, tapi bisa berujung pada bahaya kebakaran yang mengancam nyawa, apalagi di ruang tertutup seperti kabin mobil.

Di Indonesia, kasus kebakaran mobil akibat charger palsu atau kabel data murahan semakin sering terjadi. Data dari Korlantas Polri mencatat bahwa sekitar 12-18% kasus kebakaran kendaraan di tahun 2024 disebabkan oleh korsleting listrik dari aksesoris elektronik, dan charger tidak original menjadi salah satu pemicu utamanya. Angka ini tentu mengkhawatirkan, apalagi banyak pengemudi yang masih menganggap sepele penggunaan charger asal-asalan di mobil.

Kenapa Charger Tidak Original Berbahaya untuk Mobil?

Charger mobil original dari produsen resmi sudah melewati berbagai standar keamanan internasional seperti SNI (Standar Nasional Indonesia), CE, atau UL. Standar ini memastikan bahwa komponen di dalam charger aman digunakan dan memiliki proteksi terhadap arus berlebih, tegangan tidak stabil, hingga overheating.

Sebaliknya, charger KW atau palsu biasanya menggunakan komponen murah berkualitas rendah. Komponen seperti resistor, kapasitor, dan IC regulator yang dipakai tidak memenuhi standar keamanan. Akibatnya, charger mudah panas, bahkan bisa meledak atau memicu kebakaran saat digunakan dalam perjalanan panjang.

Sistem kelistrikan mobil menggunakan tegangan 12V DC yang berbeda dengan listrik rumah. Charger mobil harus mampu mengkonversi tegangan ini dengan stabil. Charger palsu sering gagal melakukan konversi dengan baik, sehingga menghasilkan panas berlebihan yang bisa membakar socket charger atau bahkan sekring mobil.

Kabel charger yang tidak original juga rentan masalah. Banyak kabel palsu yang menggunakan tembaga tipis atau bahkan campuran logam murahan. Ketika dialiri arus listrik di perjalanan jauh, kabel ini cepat panas dan isolasinya mudah meleleh, sehingga bisa terjadi korsleting di dalam kabin mobil.

charger kw

Tanda-tanda Charger Mobil Berbahaya yang Harus Diwaspadai

Untuk melindungi diri dan penumpang dari risiko kebakaran mobil, kamu perlu tahu tanda-tanda charger yang berbahaya:

Panas Berlebihan pada Socket atau Body Charger

Charger mobil yang normal memang sedikit hangat saat dipakai, tapi kalau socket cigarette lighter atau body charger sampai panas banget hingga susah dipegang, itu tanda bahaya. Panas berlebihan menunjukkan adanya masalah pada komponen internal yang bisa memicu kebakaran di kabin.

Bau Terbakar atau Plastik Meleleh

Kalau kamu mencium bau aneh seperti plastik terbakar dari charger atau socket mobil, segera cabut dan hentikan pemakaian. Ini pertanda isolasi sudah mulai rusak dan bisa menyebabkan korsleting yang membakar interior mobil.

Socket Charger Longgar atau Bergoyang

Charger palsu sering punya ukuran yang tidak presisi, sehingga longgar saat dipasang di socket. Kondisi ini berbahaya karena bisa menyebabkan percikan api saat mobil melewati jalan bergelombang.

Pengisian Baterai Tidak Stabil

Charger palsu sering membuat pengisian baterai jadi lambat atau malah cepat penuh tapi juga cepat habis. Ini karena arus listrik yang dihasilkan tidak stabil dan bisa merusak baterai HP kamu saat di perjalanan.

Harga Terlalu Murah

Charger mobil original memang lebih mahal, tapi ada alasannya. Kalau kamu nemu charger dengan harga seperempat dari harga normal, besar kemungkinan itu produk palsu yang membahayakan.

Dampak Penggunaan Charger KW di Mobil Selain Kebakaran

Selain risiko kebakaran, charger tidak original juga punya dampak lain yang merugikan:

  • Pertama, bisa merusak sistem kelistrikan mobil. Charger palsu yang menarik arus berlebihan bisa membuat sekring putus atau bahkan merusak alternator mobil.
  • Kedua, baterai HP cepat rusak karena arus listrik yang tidak stabil.
  • Ketiga, socket cigarette lighter bisa meleleh atau gosong, sehingga perlu diganti dengan biaya yang tidak murah.
  • Keempat, charger palsu juga bisa mengganggu sistem elektronik mobil modern seperti GPS, audio, atau sensor parkir.

Tips Membeli Charger Mobil yang Aman

Agar terhindar dari bahaya kebakaran dan kerusakan mobil, perhatikan tips berikut saat membeli charger:

  • Beli di toko resmi atau authorized dealer aksesoris mobil. Hindari membeli charger di pinggir jalan atau online shop yang tidak jelas reputasinya. Cek sertifikasi SNI atau logo resmi produsen pada kemasan dan body charger. Perhatikan kualitas fisik seperti finishing yang rapi, bahan yang kokoh, dan socket yang pas.
  • Pilih charger dengan fitur proteksi lengkap seperti overcurrent protection, overvoltage protection, dan short circuit protection. Charger berkualitas biasanya mencantumkan fitur-fitur ini di kemasannya.
  • Untuk kabel data, pilih yang memiliki ketebalan cukup dan tidak terlalu panjang. Kabel yang terlalu panjang bisa membuat voltase drop dan pengisian jadi tidak optimal.

Cara Aman Menggunakan Charger di Mobil

Meski sudah pakai charger original, kamu juga perlu tahu cara penggunaan yang benar di mobil:

  • Cabut charger saat mesin mobil mati. Meski socket masih bisa digunakan, sistem kelistrikan mobil tidak stabil saat mesin mati dan bisa merusak charger atau HP. Jangan tinggalkan charger nancap di socket saat parkir lama atau mobil ditinggal, karena bisa menyebabkan battery drain atau kebakaran jika ada korsleting.
  • Hindari menggunakan HP saat sedang di-charge di mobil, terutama untuk GPS atau aplikasi berat yang bikin HP panas. Kombinasi panas dari HP dan charger di kabin yang sempit bisa memicu overheating. Letakkan HP yang sedang di-charge di tempat yang berventilasi baik, jangan di dashboard yang kena sinar matahari langsung.
  • Jangan charge lebih dari satu perangkat sekaligus menggunakan charger multi-port kalau tidak ada proteksi yang memadai. Ini bisa membebani sistem kelistrikan mobil dan memicu overheat.
  • Perhatikan juga kondisi socket cigarette lighter mobil. Socket yang longgar, berkarat, atau sudah lama bisa menyebabkan percikan api meski charger yang kamu pakai original. Bersihkan socket secara berkala dan periksa kondisinya.

Pertanyaan Dari Sobat Harent Soal Charger KW di Mobil

Apakah charger mobil KW bisa merusak sistem kelistrikan mobil?

Ya, charger tidak original bisa menarik arus berlebihan yang membuat sekring putus atau merusak komponen kelistrikan mobil seperti alternator dan ECU.

Berapa lama charger mobil aman digunakan?

Charger mobil original biasanya aman digunakan selama 2-3 tahun. Namun, jika sudah muncul tanda-tanda kerusakan seperti panas berlebihan atau socket longgar, segera ganti meski belum lama dibeli.

Apakah boleh charge HP saat mobil parkir dengan mesin mati?

Tidak disarankan karena sistem kelistrikan mobil tidak stabil saat mesin mati dan bisa merusak charger atau HP. Selain itu, bisa menguras aki mobil.

Apa bedanya charger mobil original dan KW?

Charger original memiliki komponen berkualitas, sertifikasi keamanan, proteksi lengkap, dan ukuran socket yang presisi. Charger KW biasanya mudah panas, longgar di socket, dan tidak punya proteksi keamanan.

#satisfactionineveryride
sewa mobil innova

Kesimpulan

Charger tidak original memang terlihat sebagai pilihan ekonomis, tapi risiko yang ditanggung jauh lebih besar, terutama untuk keselamatan berkendara. Mulai dari kerusakan sistem kelistrikan mobil, rusaknya perangkat elektronik, hingga bahaya kebakaran yang bisa mengancam nyawa penumpang. Investasi untuk membeli charger original adalah bentuk perlindungan terhadap keluarga dan aset kendaraan kamu.

Keselamatan memang harus jadi prioritas utama dalam setiap perjalanan. Kalau kamu butuh kendaraan yang aman dan nyaman dengan perawatan terjamin, sewa mobil di Harent bisa jadi solusi terbaik. Dengan armada yang terawat, aksesoris original, dan standar keselamatan tinggi, Harent siap menemani perjalanan kamu dengan tenang dan aman. Jangan sampai menyesal di kemudian hari, pilih yang terbaik untuk keselamatan kamu dan keluarga di perjalanan.

Bagikan

commentKomentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Terbaik untuk Anda

voxy

Voxy

  • auto_transmission CVT
  • local_gas_station Bensin
  • airline_seat_recline_extra 7 Kursi
Rp 1,8jtRp 1,6jt/12 jam
honda crv

Honda CRV

  • auto_transmission Automatic
  • calendar_month 2022
  • local_gas_station Bensin
  • airline_seat_recline_extra 4 Kursi
Rp 1,6jtRp 1,4jt/12 jam
rental-mobil-camry

Camry

  • auto_transmission CVT
  • calendar_month 2022
  • local_gas_station Bensin
  • airline_seat_recline_extra 4 Kursi
Rp 1,8jtRp 1,6jt/12 jam
rental-sewa-mobil-toyota-avanza

Toyota Avanza

  • auto_transmission Automatic
  • calendar_month 2020
  • local_gas_station Bensin
  • airline_seat_recline_extra 7 Kursi
Rp 1,1jtRp 850rb/12 jam
sewa-mobil-innova-hartono-rent-car

Innova Reborn

  • auto_transmission CVT
  • calendar_month 2022
  • local_gas_station Bensin
  • airline_seat_recline_extra 7 Kursi
Rp 1,3jtRp 1,1jt/12 jam